Bagi orang-tua merasa takut dan seperti tak tahu berbuat apa ketika harus mulai merawat bayi yang baru lahir. Bagi ibu yang melahirkan bayi, ketakutan ini sangat wajar karena takut melakukan kesalahan.

Selain ASI (Air Susu Ibu) yang sangat penting bagi imunitas atau kekebalan tubuh bayi yang baru lahir. Apabila ada masalah pada ibu menyusui yang ASI nya tidak keluar, sang ibu harus mencari solusi memberikan susu formula yang tepat bagi bayi.

Untuk menghindari kesalahan-kesalan lainnya, ada beberapa perawatan bayi baru lahir yang harus dilakukan orang-tua atau sang ibu yaitu:

1. Perawatan tali pusat Benda yang menempel pusat bayi ini sering membuat kita takut salah merawatnya dan menyakiti bayi. Biasanya tali pusat akan lepas dengan sendirinya sekitar 7-14 hari setelah bayi lahir. Yang harus diperhatikan bagaimana kita menjaga kebersihannya agar terhindar dari infeksi. Caranya dengan membungkus tali pusat dengan kasa, tidak perlu mengikatnya cukup dilipat agar masih tetap ada udara. Gantilah kasa 2x sehari sehabis mandi, bila bayi buang air besar lepaskan dan lipat popoknya ke arah belakang, sehingga tali pusat terhindar ke arah belakang dan terhindar dari kotoran maupun air seni. Bila terlihat tanda-tanda iritasi, kemerahan, berdarah atau berbau tak sedap, segera periksakan ke dokter.

2. Perawatan mata Kedua mata di bersihkan dengan kapas bulat yang dibasahi dengan air matang. Usapkan perlahan mata bayi dari arah tengah ke luar, dan ganti kapas setiap kali usap. Biasanya air mata bayi terus keluar, hal ini karena ada sumbatan di saluran air mata. Atasi dengan memijat secara halus bagian pangkal hidung bayi.

3. Perawatan telinga Membersihkan telinga bayi harus tenang meski bayi selalu menggerak-gerakkan kepalanya. Sebaiknya membersihkan telinga bayi pada saat dia mandi, basahi waslap dengan air hangat lalu angkat sedikit kepala bayi dan usap daun telinga serta bagian belakang telinganya. Bilas hingga bersih. Setelah itu gunakan kapas bulat yang dicelup air hangat untuk membersihkan bagian lekukan pada daun telinga dan keringkan dengan handuk.

4. Perawatan mulut Biasanya pada mulut, bibir atau lidah bayi tampak bekas susu formula yang tebal dan sulit dibersihkan, maka bayi tersebut kena jamur mulut. Segera periksakan ke dokter.

5. Perawatan kulit bayi Pada lipatan-lipatan kulit bayi di jaga agar selalu kering, karena kulit yang lembab mudah terkena infeksi. Setelah buang air besar atau buang air kecil, bersihkan bokong dengan air hangat lalu lap hingga kering dengan kain halus. Dan selalu ganti popok bayi setiap kali basah oleh kencing dan tinja. Sebelum memakai popok, beri baby oil agar kulit tetap halus, lembut, dan terhindar dari lecet.

6. Perawatan kuku dan mandi Mandikan bayi di ruangan yang tak banyak angin 2x sehari dengan menggunakan air hangat dan sabun bayi. Potong atau gunting kuku bayi setelah mandi, karena masih lunak sehingga mudah digunting. Dapat juga dilakukan saat bayi tidur lelap.

Salam hangat saya untuk orang terdekat Anda,

Miranda Kalila

http://www.Nama-Bayi.net